BIOLOGI- Sepenggal pantun diatas sangat tepat menggambarkan si kecil bakteridengan potensi atau kemampuan yang super. Mungkin para ilmuwan dulunya tidak menyangka sebelumnya bahwa bakteri se kecil itu mampu bereproduksi secara masal atau dalam jumlah yang begitu banyaknya dan super cepat. Kemampuan inilah yang sekarang telah diminati dan sekaligus ditakuti.
Bakteri melakukan reproduksi dengan cara pembelahan biner (binnary fission). Bila pada awalnya hanya ada satu bakteri saja maka dengan jangka waktu kurang dari beberapa jam bakteri mampu menggandakan berkali kali lipat lebih banyak untuk tiap jamnya. Hal ini disebabkan sistem reproduksi bakteri yang sesuai dengan bilangan deret ukur 2n . setiap sel akan membelah menjadi dua dan satunya lagi akan membelah menjadi dua dan jumlah terakhir merupakan jumlah sel awal dikalikan 2 pangkat lamanya waktu pemeliharaan (inkubasi) dibagi waktu untuk satu sel membelah (generation time). Bila diawal pertumbuhan ada 10 sel E.coli yang dapat memebelah tiap 20 menit maka setelah 24 jam (1 hari)(1440 menit) akan diperoleh 10x2(1440:20) =4,7x1022 sel.
Bila kemampuan reproduksi tersebut dimilki oleh bakteri patogen (bakteri parasit/jahat) maka tidak heran pula jika bakteri akan ditakuti sbagai penyakit atau wabah. Ingat wabah bubonic plaque yang pernah merenggut seperempat jiwa penduduk Eropa. Untung telah ditemukan antidotnya untuk melawan bakteri patogenbserta menekan pertumbuhan bakteri tersebut agar mengalami fase kematian lebih cepat.
Kemampuan reproduksi bakteri yang sangat cepat,disenangi oleh industri yang memanfaatkan jasa mikroorganisme,contohnya industri fermentasi. Kebutuhan ruang yang relatif kecil dan dapat menghasilkan triliunan bakteri yang menguntungkan umat manusia sungguh menjadi angan-angan manusia sejak dulu agar dapat melawan wabahatau penyakit masal. Hal ini pula yang mendorong pakar biotek ahli bakteri untuk mencangkokan gen insulin ke dalam sel bakteri. Dalam sekejap sel bakteri yang berkembang secara tidak langsung pula telah menghasilkan insulin bagi manusia,dibanding di cangkokan ke dalam sapi,babi,kuda yang membutuhkan waktu yang lama. Dapat dibayangkan berapa $ yang didapat dengan memanfaatkan sifat alami bakteri itu sendiri?
Masihkah takut dengan bakteri?jawabanya cukup mudah dan tidak rumit tergantung dari bakteri tersebut dikendalikan sehingga dapat dimanfaatkan sebaik baiknya oleh umat manusia di muka bumi ini.
silahkan beri komentar atau klik disini untuk forum diskusi
Bakteri melakukan reproduksi dengan cara pembelahan biner (binnary fission). Bila pada awalnya hanya ada satu bakteri saja maka dengan jangka waktu kurang dari beberapa jam bakteri mampu menggandakan berkali kali lipat lebih banyak untuk tiap jamnya. Hal ini disebabkan sistem reproduksi bakteri yang sesuai dengan bilangan deret ukur 2n . setiap sel akan membelah menjadi dua dan satunya lagi akan membelah menjadi dua dan jumlah terakhir merupakan jumlah sel awal dikalikan 2 pangkat lamanya waktu pemeliharaan (inkubasi) dibagi waktu untuk satu sel membelah (generation time). Bila diawal pertumbuhan ada 10 sel E.coli yang dapat memebelah tiap 20 menit maka setelah 24 jam (1 hari)(1440 menit) akan diperoleh 10x2(1440:20) =4,7x1022 sel.
Bila kemampuan reproduksi tersebut dimilki oleh bakteri patogen (bakteri parasit/jahat) maka tidak heran pula jika bakteri akan ditakuti sbagai penyakit atau wabah. Ingat wabah bubonic plaque yang pernah merenggut seperempat jiwa penduduk Eropa. Untung telah ditemukan antidotnya untuk melawan bakteri patogenbserta menekan pertumbuhan bakteri tersebut agar mengalami fase kematian lebih cepat.
Kemampuan reproduksi bakteri yang sangat cepat,disenangi oleh industri yang memanfaatkan jasa mikroorganisme,contohnya industri fermentasi. Kebutuhan ruang yang relatif kecil dan dapat menghasilkan triliunan bakteri yang menguntungkan umat manusia sungguh menjadi angan-angan manusia sejak dulu agar dapat melawan wabahatau penyakit masal. Hal ini pula yang mendorong pakar biotek ahli bakteri untuk mencangkokan gen insulin ke dalam sel bakteri. Dalam sekejap sel bakteri yang berkembang secara tidak langsung pula telah menghasilkan insulin bagi manusia,dibanding di cangkokan ke dalam sapi,babi,kuda yang membutuhkan waktu yang lama. Dapat dibayangkan berapa $ yang didapat dengan memanfaatkan sifat alami bakteri itu sendiri?
Masihkah takut dengan bakteri?jawabanya cukup mudah dan tidak rumit tergantung dari bakteri tersebut dikendalikan sehingga dapat dimanfaatkan sebaik baiknya oleh umat manusia di muka bumi ini.
silahkan beri komentar atau klik disini untuk forum diskusi


Tidak ada komentar:
Posting Komentar